Just another WordPress.com site

Human & Artificial Intelligence Bagian 2

( Materi disajikan oleh Dosen Pengajar : Made Sri Inten , S.Psi , M.Psi , Psikolog )

PEMROSESAN INFORMASI DAN INTELIGENSI

Kecepatan maupun akurasi pemrosesan informasi sbg 2 faktor penting di dlm inteligensi

TEORI WAKTU-PEMROSESAN

Waktu penginspeksian : jmlh wkt yg diperlukan utk menginspeksi item2&membuat sebuah keputusan ttg mereka (cth. Bbg subskala WAIS)

MEMORI YANG SEDANG BEKERJA

Inteligensi bs dipahami bdsrkn kecepatan konduksi saraf  à pribadi yg pintar adl sso yg sirkuit2 sel sarafnya menghubungkan informasi dg cepat (jensen, 1998)

Ø  Pendekatan yg digunakan adl waktu reaksi pilihan à wkt yg diperlukan utk memilih satu jawaban dr bbg kemungkinan yg ada

KECEPATAN MENGAKSES KOSAKATA&KECEPATAN PEMROSESAN SIMULTAN

Kecepatan mengakses kosakata (Hunt, 1978) : kecepatan dmn kita bs mengeluarkan informasi ttg kata2 (spt nama huruf) yg tersimpan didlm memori jangka panjang

Inteligensi berkaitan dgn kemamp manusia membagi2 atensi, semakin cerdas sso semakin cepat dlm mengodekan informasi di dlm memori aktifnya

 

Adakah kaitan ant pelambatan pemrosesan informasi terkait usia dan (1) pengodean awal & pengingatan informasi, dan (2) retensi jangka panjang ??

–          Hub ant waktu penginspeksian & inteligensi tdk berkaitan dgn pembelajaran

–          Terdpt perbedaan aktual ant pengingatan awal&pembelajaran jagka panjang

–          Partisipan yg usianya lbh tua mengalami defisit

–          Pemrosesan informasi dpt mempengaruhi performa awal bagi waktu pengingatan&penginspeksian tugas

–          Pemrosesan informasi tdk berkaitan dgn pembelajaran jgk panjang

 

MEMORI YG SEDANG BEKERJA (MEMORI AKTIF)

Salah satu komponen kritis inteligensi adl memori aktif (cth. Partisipan diminta utk membaca kalimat sesudah itu diminta utk mengingat kata terakhir setiap kalimat)

TEORI KOMPONEN & PEMECAHAN MASALAH KOMPLEKS

Komponen2 : proses2 menal yg digunakan utk mengerjakan tgs2, spt penerjemah input inderawi mjd sebuah representasi mental, mentranformasi sebh representasi konseptual mjd representasi konseptual yg lain, / menerjemahkan sebh representasi konseptual  mjd sebuah output motorik

 

Analisis komponen : memilahkan wkt reaksi&tingkat kekeliruan mengerjakan tgs berdasarkan proses2 yg diperlukan utk mengerjakan tgs2 tsb.

Pemrosesan komponen :

  1. Proses pengodean item2 mslh
  2. Proses penyimpulan hub2 diantara / bbrp item
  3. Proses pemetaan yg menyimpulkan hub2 yg disimpulkan tsb dgn bbrp item lain yg dianggap memperlihatkan hub serupa
  4. Proses pengaplikasian hub yg disimpulkan sblmnya dg situasi2 baru

 

Cth analisis komponen : analogi, masalah2 berseri (spt melengkapi gambar/angka), & silogisme

Sso yg cerdas scr umum memelukan wkt >lama utk membuat perencanaan global à yi pengodean mslh&perumusan sebuah strategi umum utk menggarap masalah

Sso yg cerdas tdk banyak memerlukan wkt utk membuat perencanaan lokal à yi pembentukan & pengimplementasian strategi2 bagi detail2 tgs

 

SEBUAH PENDEKATAN INTEGRATIF

Terdapat 4 sumber perbedaan individual bagi inteligensi (Ackerman, 1998)

  1. Luasnya pengetahuan deklaratif
  2. Luasnya kemampuan prosedural
  3. Kapasitas memori aktif
  4. Kecepatan pemrosesan

Kelebihan pendekatan integratif : perbedaan inteligensi diyakini berasal dr banyak sumber

 

DASAR-DASAR BIOLOGIS INTELIGENSI

Bagaiman menggunakan otak scr efisien ketimbang memastikan besar ukurannya

Efisiensi saraf berkaitan erat dg inteligensi, pendekatan ini didasarkan kpd bgmn otak memetabolisasikan glukosa slm mengerjakan aktivitas mental

bersambung…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: